Teknotrending
  • Tech
  • Computing
  • Internet
  • IT
  • Mobile Tech
  • Review
  • Security
  • Technology
No Result
View All Result
SAVED POSTS
Teknotrending
  • Tech
  • Computing
  • Internet
  • IT
  • Mobile Tech
  • Review
  • Security
  • Technology
No Result
View All Result
SAVED POSTS
Teknotrending

Keamanan Nasional – AS Larang Robot dan Inverter Asing

Singgih Fadillah by Singgih Fadillah
30/07/2026
in Emerging Tech
0
US government bans new foreign-made humanoids, robot dogs, and solar inverters, citing risks to national security

Image Credits:VCG / Getty Images

585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


AS Resmi Larang Impor robot Humanoid dan Inverter Surya, Targetkan Teknologi Buatan China

WASHINGTON D.C. – Ketegangan perang teknologi antara Amerika Serikat dan China memasuki babak baru yang lebih ekstrem. Pemerintahan Donald Trump secara resmi melarang impor berbagai teknologi canggih buatan luar negeri, termasuk robot humanoid (robot menyerupai manusia), anjing robot, hingga inverter daya (power inverter).

Langkah tegas ini diambil menyusul kekhawatiran mendalam Washington atas potensi ancaman keamanan nasional yang dianggap “tidak dapat ditoleransi”. Aturan baru ini secara langsung memukul industri teknologi Beijing, mengingat China saat ini menguasai mayoritas pangsa pasar global untuk perangkat-perangkat tersebut.

Alasan Keamanan Nasional di Balik Pemblokiran

Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) mengumumkan kebijakan pemblokiran ini setelah melakukan analisis mendalam mengenai risiko keamanan siber. Menurut otoritas AS, perangkat pintar yang diproduksi di luar negeri memiliki celah keamanan yang sangat rawan.

Pemerintah AS mengidentifikasi beberapa risiko utama dari perangkat ini, antara lain:

  • Kendali Jarak Jauh: Risiko peretasan yang memungkinkan aktor asing mengendalikan robot dari jauh.
  • Spionase dan Pengawasan: Kamera, sensor, dan mikrofon pada robot humanoid dapat disalahgunakan untuk memata-matai fasilitas vital atau warga AS.
  • Infrastruktur Energi: Inverter daya yang terhubung ke jaringan listrik pintar (smart grid) berpotensi menjadi pintu masuk serangan siber skala besar yang dapat melumpuhkan pasokan listrik.

Kendati demikian, FCC menyatakan masih membuka ruang pengecualian. Larangan impor dapat ditangguhkan jika produsen mampu membuktikan secara konkret bahwa perangkat mereka bebas dari risiko keamanan siber dan tidak memiliki keterkaitan dengan spionase negara asing.

Dampak Terhadap Industri robotika dan Sektor Energi Surya

Kebijakan proteksionisme ini diperkirakan akan mengguncang pasar robotika dunia yang tengah berkembang pesat. Sektor robot humanoid saat ini memang belum diadopsi secara massal, namun diproyeksikan menjadi tulang punggung industri masa depan.

Baca juga:  Kawan Jadi Lawan - Microsoft Resmi Saingi OpenAI - Anthropic

Sebagai gambaran, sepanjang tahun 2025, tercatat ada sekitar 15.000 unit robot humanoid yang dikirim ke seluruh dunia. Mayoritas pasokan global tersebut diproduksi oleh dua raksasa teknologi asal Negeri Tirai Bambu.

Di sisi lain, pemblokiran inverter daya justru memiliki dampak yang lebih langsung terhadap masyarakat AS. Alat ini sangat krusial dalam sistem energi terbarukan karena berfungsi mengubah arus listrik searah (DC) dari panel surya menjadi arus bolak-balik (AC) untuk kebutuhan rumah tangga.

Untuk menenangkan publik, FCC menegaskan bahwa aturan ini hanya berlaku untuk perangkat baru yang akan diimpor. Unit inverter daya yang sudah terpasang di rumah-rumah warga AS saat ini tidak akan terdampak atau disita.

Melanjutkan Tren Isolasi Teknologi China

Langkah agresif ini menambah panjang daftar teknologi asal China yang didepak dari pasar domestik Amerika Serikat. Sebelumnya, Washington telah mengambil tindakan keras terhadap beberapa produk dan layanan asal China lainnya:

“Kebijakan ini melengkapi rangkaian sanksi AS sebelumnya, mulai dari pemaksaan divestasi TikTok kepada investor lokal, pemblokiran router konsumen buatan asing, hingga sanksi terhadap produsen kamera pengawas raksasa seperti Hikvision dan Dahua.”

Respons Keras Beijing Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping

Pemerintah China langsung bereaksi keras atas keputusan sepihak Washington. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa Beijing tidak akan tinggal diam melihat industri teknologinya dijegal di pasar internasional.

Pihak Beijing menyatakan bakal mengambil “seluruh langkah yang diperlukan” guna melindungi hak-hak hukum dan kepentingan bisnis perusahaan-perusahaan domestik mereka dari apa yang mereka sebut sebagai praktik intimidasi ekonomi.

Konfrontasi ekonomi terbaru ini diprediksi akan menjadi salah satu topik paling panas dalam agenda diplomasi kedua negara. Presiden China, Xi Jinping, dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Washington D.C. untuk bertemu langsung dengan Presiden Donald Trump pada bulan September mendatang.

Baca juga:  Tantang Apple - Samsung Rilis Seri Lipat Terkuat
SummarizeShare234SendTweet146
Singgih Fadillah

Singgih Fadillah

Pengamat dan jurnalis teknologi yang berfokus menyajikan berita teknologi terupdate, ulasan IT, serta analisis teknologi trending. Kami membantu Anda memahami perkembangan era digital secara akurat dan tepercaya.

Related Stories

Microsoft CEO Satya Nadella gestures during a session at the World Economic Forum (WEF) annual meeting in Davos, on January 16, 2024.

Kawan Jadi Lawan – Microsoft Resmi Saingi OpenAI – Anthropic

by Singgih Fadillah
30/07/2026
3.3k

Strategi Satya Nadella: Mengapa Microsoft Desak Perusahaan untuk Tidak 'Setia' pada Satu Model AI? Microsoft kini berada di posisi yang sangat unik sekaligus dilematis dalam peta persaingan kecerdasan...

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, and Galaxy Z Flip8 foldable smartphones

Tantang Apple – Samsung Rilis Seri Lipat Terkuat

by Singgih Fadillah
26/07/2026
3.3k

Siasat Samsung Amankan Tahta Ponsel Lipat Lewat Galaxy Z Fold8 Series Sebelum Apple Masuk Gelanggang BROOKLYN — Di tengah rumor kencang mengenai rencana Apple merilis iPhone layar lipat...

Next Post
Amazon is bringing games to Prime Video

Amazon Integrasikan Game - Fitur Baru di Prime Video

Please login to join discussion

Recommended

This $9 key physically locks your most addictive apps

Kunci Fisik Rp140 Ribu – Blokir Aplikasi Adiktif

30/07/2026
Polar founders

Browser AI Besutan Eks-Perplexity – Sasar Pekerja Intelektual

30/07/2026
TechCrunch Disrupt 2026’s new Smart Money Stage explores fintech, payments, AI, and everything between 

TechCrunch Disrupt 2026 – Kiblat Baru Industri Fintech-AI

30/07/2026
Worldcoin Project Co-founders Alex Blania (L) and Sam Altman (R)

Startup World Sam Altman Kantongi USD 52,5 Juta – Kripto

30/07/2026
E-commerce app icons including eBay

Teror Penulis – eBay Sepakat Bayar USD 56 Juta

30/07/2026

Popular Story

  • Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, and Galaxy Z Flip8 foldable smartphones

    Tantang Apple – Samsung Rilis Seri Lipat Terkuat

    588 shares
    Share 235 Tweet 147
  • Kunci Fisik Rp140 Ribu – Blokir Aplikasi Adiktif

    586 shares
    Share 234 Tweet 146
  • Harga Token Anjlok – Biaya Riil AI Terus Membengkak

    586 shares
    Share 234 Tweet 146
teknotrending logo kecil normal

Berita teknologi, gadget, dan inovasi digital tepercaya di Indonesia. Review seputar smartphone, laptop, kecerdasan buatan (AI), serta panduan teknologi terlengkap setiap hari.

Service

  • Contact
  • Advertise

Support

  • About
  • Redaksi
  • Sitemap

Weekly Newsletter

  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Use
  • Pedoman Media Siber

© 2025 - 2026 Teknotrending.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
SAVED POSTS
  • TECH
  • COMPUTING
    • Data Management
    • Hardware
    • Operating Systems
  • INTERNET
    • Internet of Things
    • Online Entertainment
    • Search Tech
    • Social Networking
    • Web Apps
  • IT
    • Developers
    • IT Leadership
    • Network Management
  • MOBILE TECH
    • Mobile Apps
    • Ponsel Pintar
    • Tablets
    • Wearable Tech
    • Wireless Networking
  • REVIEW
  • SECURITY
    • Cybersecurity
    • Hacking
    • Malware
    • Privacy
  • TECHNOLOGY
    • Emerging Tech
    • Audio/Video
    • Cara
    • Gaming
    • Photography
    • Science
    • Tech Law
    • Transportasi

© 2025 - 2026 Teknotrending.com - All Rights Reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.