Sabtu, April 18, 2026
Teknotrending.com
  • Trending
  • Berita TeknologiUpdate
No Result
View All Result
  • Trending
  • Berita TeknologiUpdate
No Result
View All Result
Teknotrending.com
Home Berita Teknologi

Facebook Larang Iklan Penipuan Corona

Anisa Riskiyani by Anisa Riskiyani
Februari 27, 2020
in Berita Teknologi
Facebook Larang Iklan Penipuan Corona: Jaga Keamanan Pengguna
543
SHARES
1.8k
VIEWS
Rangkum dengan ChatGPT

Facebook Memperketat Aturan Iklan dan Misinformasi Terkait COVID-19

Facebook mengambil langkah tegas untuk membatasi iklan dan penyebaran misinformasi mengenai virus corona (COVID-19), sejalan dengan kebijakan yang diuraikan oleh Kepala Kesehatan Kang-Xing Jin bulan lalu. Keputusan ini muncul di tengah maraknya kritik terhadap platform media sosial terkait penyebaran ketakutan dan kebingungan tentang virus tersebut.

Pembatasan Iklan untuk Obat Palsu

Juru bicara Facebook menyatakan, “Kami mengambil langkah untuk menghentikan iklan produk yang merujuk pada virus corona dan menciptakan rasa urgensi, seperti menyiratkan pasokan terbatas, atau menjamin kesembuhan atau pencegahan.” Contohnya, iklan dengan klaim seperti “masker wajah dijamin 100 persen mencegah penyebaran virus” tidak akan diizinkan.

Liz Miller, analis utama di Constellation Research, berpendapat bahwa kebijakan ini seharusnya tidak perlu ada, mengingat iklan yang menyesatkan secara sengaja atau merupakan penipuan seharusnya tidak diizinkan. Ia menyarankan Facebook untuk merujuk pada panduan Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat mengenai klaim medis dalam iklan.

Pembersihan Misinformasi

Selain iklan, Facebook juga menghapus konten yang mempromosikan klaim palsu atau teori konspirasi tentang virus corona, serta klaim palsu mengenai ketersediaan sumber daya kesehatan. Tindakan lain yang diambil meliputi:

  • Memberi label pada misinformasi dan mengarahkan pengguna ke informasi yang lebih akurat, seperti situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau otoritas kesehatan lokal.
  • Memberikan kredit iklan kepada WHO dan kementerian kesehatan di seluruh Asia.
  • Berbagi data mobilitas agregat dan anonim serta peta kepadatan penduduk resolusi tinggi kepada peneliti universitas untuk membantu model perkiraan penyebaran virus.

Langkah-langkah ini dilakukan setelah Facebook menjadi tuan rumah pertemuan dengan WHO dan 12 perusahaan teknologi tinggi lainnya untuk membahas upaya menghentikan penyebaran misinformasi.

Kebebasan Berbicara dan Batasan

Tindakan Facebook terhadap iklan palsu dan misinformasi COVID-19 menimbulkan pertanyaan mengenai komitmennya terhadap kebebasan berbicara, terutama mengingat penolakannya untuk memblokir politisi yang menyebarkan misinformasi dalam iklan dengan alasan kebebasan berpendapat.

Rob Enderle, analis utama di Enderle Group, menyatakan bahwa Facebook dapat memoderasi konten jika ada konsekuensi yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa perusahaan ini mampu melakukannya jika risikonya cukup besar. Namun, ia juga mencatat bahwa klaim medis palsu berpotensi menimbulkan tanggung jawab hukum bagi Facebook, tidak seperti klaim politik palsu.

BacaJuga

Stripe Vs Airwallex: Persaingan Sengit Dalam Pembayaran Global

Stripe & Airwallex Bersaing Sengit

April 18, 2026
1.8k
Proyek World Altman: Verifikasi Manusia Tinder

Proyek World Altman: Verifikasi Manusia untuk Tinder

April 18, 2026
1.8k
Weil &Amp; Peebles Keluar Openai: Perusahaan Tinggalkan Proyek Sampingan

Weil, Peebles Keluar OpenAI: Perusahaan Tinggalkan Proyek Sampingan

April 18, 2026
1.8k
Cursor In Talks To Raise $2B+ At $50B Valuation Amidst Surging Enterprise Growth

Sources: Cursor in talks to raise $2B+ at $50B valuation as enterprise growth surges

April 18, 2026
1.8k

Mike Jude, direktur riset di IDC, menekankan bahwa Facebook bukanlah “zona kebebasan berbicara” dan berhak mengecualikan komentar yang melanggar aturannya. Ia juga mengingatkan bahwa moderasi konten adalah tugas yang kompleks dan berpotensi menimbulkan inkonsistensi.

Dampak dan Relevansi untuk Indonesia

Ancaman Informasi Palsu di Era Digital Indonesia

Kebijakan Facebook dalam menangani misinformasi dan iklan palsu terkait kesehatan, seperti yang terjadi pada pandemi COVID-19, memiliki relevansi yang signifikan bagi Indonesia. Dengan tingkat penetrasi internet dan penggunaan media sosial yang tinggi, Indonesia rentan terhadap penyebaran informasi yang salah, terutama yang berkaitan dengan kesehatan.

Upaya Facebook untuk memfilter iklan yang menjanjikan kesembuhan palsu atau menciptakan kepanikan dapat menjadi contoh penting bagi platform digital yang beroperasi di Indonesia. Hal ini menunjukkan perlunya kerangka regulasi yang jelas dan kolaborasi antara platform, pemerintah, dan masyarakat untuk memerangi misinformasi kesehatan. Pengalaman global ini menekankan pentingnya literasi digital dan kemampuan kritis masyarakat Indonesia dalam memilah informasi, terutama di tengah krisis kesehatan.

Sumber: technewsworld

Tags: Iklan penipuan FacebookLarangan iklan Corona
SummarizeSendShare217Tweet136
Anisa Riskiyani

Anisa Riskiyani

Penulis teknologi dan pengulas gadget di Teknotrending.com. Fokus memberikan update tren teknologi terbaru dan solusi digital untuk kebutuhan harian Anda

Postingan Trending

Anthropic Larang Pembuat Openclaw Akses Claude
Berita Teknologi

Anthropic larang pembuat OpenClaw akses Claude

April 11, 2026
1.8k
Ai Dongkrak Trafik Ritel As Dan Pendapatan
Berita Teknologi

AI tingkatkan trafik ritel AS, dongkrak pendapatan

April 17, 2026
1.8k
Peretas Tanam Backdoor Di Plugin Wordpress Populer
Berita Teknologi

Peretas tanam backdoor di banyak plugin WP

April 15, 2026
1.8k
Booking.com Diretas: Data Pelanggan Terekspos
Berita Teknologi

Booking.com: Data Pelanggan Diretas

April 14, 2026
1.8k
Next Post
Crowdsourcing Lawan Covid: Aplikasi Cerdas Untuk Melawan Pandemi

Aplikasi Crowdsourcing Lawan COVID

Iphone Se Murah Meriah: Harga Terbaik &Amp; Spesifikasi Unggulan

iPhone SE Apple Murah Meriah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Saya menyetujui Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi.

Recommended.

Ancaman Siber 2024: Prediksi Serangan Besar 12 Bulan Ke Depan

Ancaman Siber: Serangan Besar 12 Bulan ke Depan

Agustus 29, 2023
1.8k
Anak Tambang Kobalt: Sumber Energi Gadget Modern

Anak Tambang Kobalt untuk Gadget

Januari 20, 2016
1.8k
Nintendo Berubah Haluan: Strategi Baru Dan Implikasi Masa Depan

Nintendo Berubah Haluan

Oktober 20, 2016
1.8k
Bawa Perang Enkripsi Ke Jalan: Panduan Lengkap

Cook Bawa Perang Enkripsi ke Jalan

Februari 17, 2016
1.8k
Spotify Bisa Matikan Video: Semua Yang Perlu Anda Ketahui

Spotify bisa matikan video

April 9, 2026
1.8k
Teknologi trending logo

Media informasi yang mengulas perkembangan teknologi terkini dan segala hal yang sedang trending di dunia digital. Sumber terpercaya untuk informasi teknologi Anda.

Ikuti Kami

Layanan Kami

  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy

© 2026 Teknotrending.com - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Trending
  • Berita Teknologi

© 2026 Teknotrending.com - All Rights Reserved.

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan untuk penggunaan cookie. Kunjungi halaman tentang Kebijakan Privasi & Cookie.