Anthropic Luncurkan Claude Design untuk Mempercepat Pembuatan Visual
Jakarta – Anthropic pada hari Jumat mengumumkan peluncuran Claude Design, sebuah produk eksperimental baru yang memungkinkan pengguna membuat visual seperti prototipe, slide presentasi, dan materi satu halaman menggunakan Claude. Produk ini ditujukan untuk membantu individu seperti para pendiri dan manajer produk yang tidak memiliki latar belakang desain untuk mengkomunikasikan ide mereka dengan lebih mudah.
Claude Design bekerja dengan cara pengguna mendeskripsikan visual yang diinginkan, kemudian Claude akan menghasilkan versi awal. Pengguna selanjutnya dapat menyempurnakan visual tersebut melalui pengeditan langsung atau instruksi tambahan.
Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Claude untuk membuat “prototipe aplikasi meditasi seluler yang menenangkan. Seharusnya memiliki tipografi yang menenangkan, warna-warna halus yang terinspirasi dari alam, dan tata letak yang bersih.” Setelah itu, pengguna dapat mengubah warna, ukuran tipografi, atau meminta penambahan mode gelap.
Meskipun Claude Design mungkin tampak bersaing dengan aplikasi desain populer seperti Canva, Anthropic menyatakan bahwa produk ini dirancang untuk saling melengkapi, bukan menggantikan. Produk baru ini ditujukan bagi mereka yang belum memulai dari perangkat lunak desain dan membutuhkan cara cepat untuk mewujudkan ide menjadi visual.
Setelah tim membuat dek presentasi atau prototipe, mereka dapat mengekspornya dalam format PDF, URL, PPTX, atau mengirimkannya ke Canva untuk diedit secara kolaboratif.
Claude Design juga mampu menerapkan sistem desain tim pada setiap proyek yang dibuat, memastikan konsistensi gaya visual perusahaan. Anthropic menjelaskan bahwa kemampuan ini diperoleh dengan membaca basis kode dan file desain perusahaan. Selain itu, tim dapat menyempurnakan komponen-komponen ini dan memelihara lebih dari satu sistem desain.
Produk baru ini didukung oleh Claude Opus 4.7 dan tersedia dalam pratinjau riset untuk pelanggan Claude Pro, Max, Team, dan Enterprise.
Peluncuran ini menunjukkan upaya berkelanjutan Anthropic untuk merambah segmen perusahaan dan pengguna profesional di tengah persaingan yang semakin ketat dalam alat kerja berbasis AI. Sebelumnya, Anthropic telah meluncurkan Claude Cowork, sebuah asisten agen untuk tugas kompleks, dan beberapa minggu kemudian menghadirkan plugin agen untuk Cowork guna mengotomatiskan tugas-tugas khusus.
Pengumuman ini hadir beberapa hari setelah laporan Bloomberg mengenai tawaran pendanaan pradini dari para investor yang menghargai Anthropic sebesar $800 miliar atau lebih, yang berpotensi menyaingi atau bahkan melampaui valuasi pesaingnya, OpenAI. Namun, Anthropic dilaporkan belum tertarik pada tawaran tersebut.
Relevansi untuk Ekosistem Digital Indonesia
Kehadiran Claude Design dari Anthropic membawa implikasi menarik bagi perkembangan industri kreatif dan bisnis di Indonesia. Kemampuan untuk menghasilkan visual secara cepat dan mudah berpotensi mendemokratisasi proses desain, memungkinkan lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta startup di Indonesia untuk menciptakan materi pemasaran dan presentasi yang profesional tanpa bergantung pada desainer grafis khusus. Hal ini dapat meningkatkan daya saing produk dan layanan lokal di pasar digital yang semakin kompetitif. Fleksibilitas integrasi dengan platform seperti Canva juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, memperkaya ekosistem digital Indonesia dengan alat bantu kreatif yang lebih efisien dan terjangkau.














