Tubi Luncurkan Aplikasi Langsung di ChatGPT untuk Mempermudah Penemuan Konten
JAKARTA – Layanan streaming Tubi, yang dimiliki oleh Fox, mengumumkan peluncuran aplikasi asli mereka di dalam ChatGPT pada hari Selasa. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan cara yang lebih mudah bagi pengguna untuk menemukan jutaan film dan episode acara televisi yang tersedia di pustaka Tubi yang luas.
Langkah ini menjadikan Tubi sebagai layanan streaming besar pertama yang membangun pengalaman penemuan konten secara langsung di dalam platform ChatGPT. Meskipun pesaing seperti Netflix dan Amazon Prime Video telah mengeksplorasi rekomendasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di platform mereka sendiri, integrasi Tubi menawarkan pendekatan yang berbeda.
Untuk mengakses fitur ini, pengguna dapat menginstal aplikasi Tubi dari toko aplikasi ChatGPT. Setelah terinstal, pengguna dapat memulai percakapan dengan mengetik “@Tubi” diikuti dengan permintaan dalam bahasa alami. Contohnya, pengguna bisa meminta “film thriller untuk malam perempuan” atau “sesuatu yang lucu”, dan akan segera menerima rekomendasi yang disesuaikan dengan preferensi mereka, semuanya tertaut ke judul yang tersedia di Tubi.
Peluncuran ini terjadi di tengah meningkatnya persaingan di industri streaming. Dengan banyaknya pilihan hiburan, penemuan konten menjadi tantangan bagi semua platform dalam menarik perhatian penonton yang terbatas. Banyak penyedia layanan streaming bahkan mulai mengadopsi fitur yang terinspirasi dari platform media sosial untuk menjaga keterlibatan pengguna, mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam cara audiens mengonsumsi konten.
Integrasi Tubi dengan ChatGPT ini merupakan kelanjutan dari eksperimen sebelumnya dengan AI. Pada tahun 2023, perusahaan memperkenalkan “Rabbit AI” di aplikasi selulernya, yang juga didukung oleh ChatGPT, memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan spesifik dan menerima rekomendasi yang dipersonalisasi. Namun, fitur tersebut dihentikan pada tahun berikutnya.
Integrasi baru dengan ChatGPT ini menunjukkan pergeseran strategis: alih-alih mencoba mereplikasi pengalaman AI secara internal, Tubi kini bertemu pengguna di tempat mereka sudah mencari jawaban. ChatGPT dilaporkan mencapai 900 juta pengguna aktif mingguan pada Februari, sementara Tubi melaporkan lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan.
Dalam berita terpisah, Tubi baru-baru ini meluncurkan “Creatorverse Incubator”, sebuah inisiatif baru yang bertujuan untuk mendukung para kreator konten yang sedang naik daun. Program ini menawarkan dukungan promosi dan peluang pendanaan potensial untuk acara orisinal yang akan debut secara eksklusif di platform tersebut.
OpenAI pertama kali memperkenalkan cara bagi pengembang untuk membangun aplikasi di dalam ChatGPT pada bulan Oktober lalu. Sejak itu, puluhan perusahaan telah meluncurkan integrasi, termasuk Booking.com, Canva, DoorDash, Expedia, Spotify, Figma, dan Zillow. SeatGeek adalah perusahaan terbaru yang meluncurkan aplikasi asli di platform tersebut.
Relevansi Global untuk Lanskap Digital Indonesia
Integrasi Tubi di ChatGPT memiliki implikasi yang signifikan bagi lanskap digital Indonesia. Di tengah penetrasi internet yang terus meningkat dan popularitas platform media sosial serta aplikasi pesan instan, pendekatan baru dalam penemuan konten ini dapat menjadi model yang menarik bagi penyedia layanan hiburan lokal. Kemampuan untuk mengakses rekomendasi hiburan melalui antarmuka percakapan yang familiar seperti ChatGPT berpotensi mendemokratisasi akses ke konten premium dan mendorong pertumbuhan ekosistem digital yang lebih luas di Indonesia. Hal ini juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pemanfaatan AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan membuka peluang baru bagi kreator konten lokal untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Sumber: techcrunch













