Teknologi Krusial Mendominasi Lanskap Digital di Tahun Mendatang
Jakarta – Tahun ini menandai titik krusial bagi sejumlah teknologi yang diprediksi akan semakin meresap dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan ini akan dimulai dari pameran teknologi besar, yang akan menampilkan berbagai prototipe robot personal dan asisten digital bertenaga kecerdasan buatan (AI). Meskipun banyak di antaranya kemungkinan tidak akan berhasil, baik kegagalan maupun kesuksesan yang terbatas akan menjadi fondasi bagi kedatangan robot personal sejati dalam beberapa tahun mendatang.
Peluncuran teknologi 5G akan mengaktifkan komputasi awan desktop, dan solusi seperti Microsoft Virtual Desktop akan menjadi kenyataan bagi jutaan pengguna. Ironisnya, banyak yang akan mengaksesnya melalui perangkat Chromebook.
Di pusat-pusat kota, pengguna akan semakin sering melihat infrastruktur pengisian daya mobil listrik, yang didorong oleh inisiatif seperti dari Volkswagen, serta kendaraan otonom. Munculnya peningkatan aktivitas kekerasan terhadap kendaraan otonom, serta demonstrasi pasif terhadap stasiun pengisian daya, menjadi fenomena yang patut dicermati.
Dengan adanya fragmentasi politik di Amerika Serikat, diperkirakan akan terjadi peningkatan drastis dalam aplikasi verifikasi kebenaran informasi, yang bertujuan untuk membantu masyarakat membantah berita palsu yang disebarkan oleh pihak lawan. Namun, banyak dari aplikasi ini diperkirakan akan kehilangan kredibilitasnya pada akhir tahun karena masalah korupsi data.
Secara keseluruhan, AI akan hadir di hampir semua aspek, meskipun kualitasnya masih bervariasi. Aplikasi pembelajaran mendalam (deep learning) diprediksi akan menghadirkan kejutan dengan peningkatan kapabilitas dan pengetahuan. Upaya untuk memastikan sistem AI tidak mengalami korupsi akan mendapatkan perhatian lebih besar.
Robot Personal: Langkah Menuju Interaksi yang Lebih Alami
Pengembangan robot personal dan asisten digital saat ini menunjukkan pergeseran menuju interaksi yang lebih alami. Para pengembang menyadari bahwa manusia lebih nyaman menggunakan gestur dibandingkan hanya berkomunikasi melalui suara ke perangkat pasif. Banyak asisten digital generasi baru mampu mengekspresikan “emosi” melalui gerakan yang menyerupai kepala atau mata, menciptakan kesan yang lebih humanis. Seiring dengan kemajuan AI di sisi back-end, respons suara juga menjadi semakin natural.
Aspek mobilitas juga menjadi fokus utama, dengan semakin banyaknya perangkat yang dilengkapi roda. Keunggulan utamanya adalah kemampuan perangkat untuk mengikuti pengguna, menghilangkan kebutuhan untuk memiliki perangkat di setiap ruangan. Namun, tantangan muncul dalam hal navigasi, terutama menghadapi hambatan seperti tangga.
Meskipun harga awal robot personal bergerak menunjukkan bahwa biaya satu unit robot bergerak bisa setara dengan membeli beberapa asisten digital tradisional untuk setiap ruangan, potensi fitur awan yang memungkinkan kepribadian asisten berpindah secara virtual antar ruangan patut dipertimbangkan. Namun, pertanyaan muncul mengenai manfaat mobilitas ini jika robot tersebut belum memiliki lengan dan tangan yang memadai untuk melakukan tugas nyata.
Mobilitas yang sesungguhnya adalah kemampuan untuk mengikuti pengguna dan membantu di sekitar rumah. Perdebatan mengenai apakah robot perlu menyerupai manusia masih berlangsung. Argumen yang menentang bentuk manusiawi didasarkan pada efisiensi desain yang berfokus pada fungsi. Robot seperti penyedot debu otomatis Roomba dan Neato telah membuktikan keberhasilan dengan tidak meniru hewan atau manusia, melainkan fokus pada performa. Robot dengan satu lengan dan roda yang terjangkau serta berfungsi baik akan lebih bermanfaat daripada robot humanoid yang kurang performatif.
Revolusi 5G: Membuka Pintu Komputasi Awan dan Perangkat Terhubung
Teknologi 5G bukan hanya mengatasi keterbatasan bandwidth, tetapi juga masalah latensi, yang diharapkan mendorong peningkatan kualitas jaringan secara keseluruhan.
Dampak awal pada pasar mungkin terasa pada produsen besar seperti Apple, karena konsumen yang terinformasi kemungkinan akan menunda pembelian smartphone hingga versi 5G tersedia untuk menghindari keusangan dini. Perangkat 5G ini diprediksi baru akan tersedia dalam volume yang signifikan setelah pertengahan tahun.
Apple kemungkinan akan terdampak paling parah karena perselisihannya dengan Qualcomm yang membatasi aksesnya terhadap teknologi ini hingga pembaruan produk tahun 2020. Mengingat tren perlambatan permintaan pembaruan perangkat Apple yang sudah ada, hal ini dapat secara dramatis mengurangi penjualan hingga perusahaan menemukan solusi.
Dampak besar dari 5G adalah mewujudkan konsep “PC Selalu Terhubung” dan memungkinkan akses ke manfaat Windows melalui komputasi awan. Hal ini juga membuka peluang bagi Apple untuk melakukan pivot dari MacBook ke iPad Pro seperti yang telah diisyaratkan.
Dorongan menuju komputasi awan, yang telah diantisipasi oleh restrukturisasi Microsoft, akan secara dramatis mengubah lanskap perangkat yang digunakan pengguna dalam lima tahun ke depan.
Kelemahan penjualan Apple bulan ini hanyalah awal dari tren yang lebih besar. Apple dinilai kurang siap menghadapi transisi ini, sementara pemimpin pasar seperti Samsung dan Huawei tampaknya bersiap untuk memanfaatkan perubahan ini secara agresif.
Hal ini menyoroti masalah besar yang membayangi industri smartphone, mirip dengan yang dialami industri PC sekitar satu dekade lalu. Pengguna saat ini cenderung puas dengan perangkat yang mereka miliki, dan jika tidak ada alasan kuat untuk membeli yang baru, mereka kemungkinan besar tidak akan melakukannya.
Kebangkitan Otomotif: Kendaraan Otonom dan Elektrifikasi
Dengan uji coba kendaraan otonom (dan terbang) yang berkembang menuju produksi terbatas tahun ini, kita akan menyaksikan lebih banyak mobil yang mengemudi sendiri, terutama untuk keperluan pengiriman barang. Konsep mengambil bahan makanan langsung dari mobil tanpa pengemudi masih dipertanyakan, sehingga peran robot pengantar barang ke depan pintu atau bahkan ke dalam rumah menjadi semakin krusial.
Berkat Volkswagen, infrastruktur pengisian daya cepat DC untuk mobil listrik akan semakin luas hingga akhir dekade, menjadikannya lebih layak dibandingkan saat ini.
Mobil-mobil baru yang hadir memiliki daya pengisian hingga 450 KW (dibandingkan sekitar 120 KW pada Tesla Supercharger), yang telah mendorong banyak pemilik Tesla memesan Porsche Taycan listrik baru. Mobil ini bahkan sudah terjual habis untuk tahun 2019 meskipun belum mulai dikirimkan.
Menariknya, serangan terhadap mobil swakemudi dan aksi yang relatif ringan terhadap stasiun pengisian daya listrik (terutama Tesla) menunjukkan adanya ketidakpuasan yang signifikan di kalangan masyarakat.
Ada pandangan bahwa seiring kita melihat kendaraan ini sebagai alat transportasi dari titik A ke B, desainnya akan bergeser dari konvensional menjadi lebih mirip ruang tamu bergerak.
AI Sejati: Pembelajaran Mendalam dan Adaptabilitas
AI telah ada dalam berbagai bentuk sejak tahun 1950-an, namun banyak di antaranya belum optimal. Tren terbaru dalam pembelajaran mendalam menjanjikan AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pengguna dan mampu berkembang dengan kecepatan komputer.
Meskipun ada kekhawatiran yang beralasan bahwa AI dapat membuat manusia menjadi usang, perusahaan seperti IBM telah bekerja untuk memitigasi hal ini. Watson IBM berpotensi berkembang menjadi dokter terbaik di dunia.
Mengingat banyak dari sistem ini berbasis awan, kemajuan AI diharapkan dapat mempercepat evolusi perangkat terhubung kita bahkan lebih pesat dari yang terlihat saat ini. Pembelajaran mendalam akan secara otomatis mengubah asisten digital yang ada menjadi sesuatu yang jauh lebih kuat.
Harapannya adalah sistem ini tetap berada di jalur untuk “membantu manusia” dan tidak terpengaruh oleh skenario fiksi ilmiah yang negatif.
Penutup
Perkembangan teknologi tahun ini menandai langkah maju yang signifikan dalam mewujudkan robot personal yang fungsional. Di akhir tahun, konektivitas kita akan semakin meningkat, semakin banyak orang akan menggunakan kendaraan yang dikemudikan robot, dan semua ini akan didukung oleh penyebaran pembelajaran mendalam sebagai awal dari kemajuan AI sejati.
Bagi mereka yang menghadiri pameran teknologi besar, tantangan mobilitas di lokasi acara sangat nyata, yang justru menunjukkan kebutuhan mendesak akan kemajuan dalam transportasi.
Opini: Relevansi Teknologi Baru untuk Indonesia
Perkembangan teknologi yang dibahas dalam artikel ini memiliki implikasi yang signifikan bagi Indonesia. Kemajuan dalam robotika dan AI dapat membuka peluang baru dalam otomatisasi industri, efisiensi layanan publik, dan bahkan pengembangan solusi untuk tantangan spesifik negara ini, seperti logistik di wilayah kepulauan. Implementasi 5G tidak hanya akan meningkatkan konektivitas, tetapi juga memungkinkan pengembangan layanan digital yang lebih canggih, mulai dari e-health hingga smart city. Kendaraan otonom dan elektrifikasi dapat berkontribusi pada solusi mobilitas perkotaan yang lebih efisien dan ramah lingkungan, meskipun perlu dipertimbangkan kesiapan infrastruktur dan regulasi yang relevan. Secara keseluruhan, adaptasi dan adopsi teknologi-teknologi ini secara bijaksana dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Sumber: technewsworld













